

Halo 👋, selamat datang di Nakamura Study Japan! Ada yang bisa saya bantu hari ini?
Close X

5 Juni 2025
Sistem term di sekolah bahasa Jepang membagi tahun ajaran menjadi beberapa periode belajar (term) yang biasanya berlangsung 3-4 bulan. Setiap term fokus pada materi tertentu dan diakhiri dengan evaluasi atau ujian. Sistem ini membantu siswa belajar secara terstruktur, memantau kemajuan, dan memudahkan penyesuaian kurikulum sesuai kebutuhan.
Jika kamu berencana belajar bahasa Jepang di Jepang, memahami sistem term (periode masuk) sangat penting untuk merencanakan keberangkatanmu. Di Jepang, sekolah bahasa umumnya membuka 4 kali pendaftaran dalam setahun, sehingga kamu punya lebih banyak pilihan waktu untuk memulai.
Kapan Periode Masuk Sekolah Bahasa Jepang?
Biasanya ada 4 term:
* Januari
* April
* Juli
* Oktober
Setiap term berlangsung sekitar 3 bulan. Namun, tidak semua sekolah menerima siswa di setiap term, jadi sebaiknya kamu konsultasikan ke kami terlebih dahulu agar bisa memilih sekolah yang cocok.
Pilihan Program: Jangka Pendek atau Jangka Panjang
* Jika ingin belajar lebih dari 3 bulan, kamu wajib memiliki visa pelajar. Visa ini bisa diperpanjang hingga maksimal 2 tahun.
* Jika ingin belajar jangka pendek, misalnya 1–3 bulan, kamu bisa pakai visa turis (tergantung kebijakan imigrasi dan negara asal).
Durasi maksimal belajar tergantung dari term yang kamu pilih.
Term April memberi peluang maksimal 2 tahun belajar penuh karena banyak sekolah memulai kurikulum dari awal pada bulan ini.
Term Mana yang Paling Cocok untuk Kamu?
* Januari: Cocok untuk kamu yang sudah punya dasar bahasa Jepang dan ingin ikut JLPT di bulan Juli atau Desember.
* April: Paling ideal untuk menyelesaikan program 2 tahun atau melanjutkan ke universitas/sekolah kejuruan di Jepang.
* Juli: Bagus untuk kamu yang ingin ikut ujian EJU (untuk masuk universitas Jepang) di bulan November.
* Oktober: Cocok untuk lulusan SMA dari negara 4 musim yang ingin mulai belajar setelah libur musim panas.
Kapan Harus Mendaftar?
Agar semua dokumen dan visa bisa selesai tepat waktu, disarankan mendaftar 9–12 bulan sebelum keberangkatan. Semakin awal kamu mendaftar, semakin besar peluang untuk mendapatkan sekolah dan jadwal yang kamu inginkan.
Apa yang Bisa Kamu Nikmati di Jepang Setiap Musim?
* Januari – Maret: Musim dingin dan suasana tahun baru
* April – Juni: Musim semi dan bunga sakura
* Juli – September: Festival musim panas dan hanabi (kembang api)
* Oktober – Desember: Musim gugur yang indah dengan warna daun yang memukau
Siap Belajar di Jepang?
Tim Nakamura Study Japan siap membantu kamu memilih sekolah,
mengurus pendaftaran, dan mendapatkan visa pelajar. Konsultasi GRATIS!
Hubungi kami sekarang untuk info terbaru dan jadwal term yang masih tersedia
Mahasiswa internasional di Jepang boleh banget kerja part-time! Tapi, wajib punya izin resmi dari Imigrasi Jepang bernama Shikakugai Katsudō Kyoka. Dengan izin ini, kamu bisa kerja, Maksimal 28 jam/minggu saat kuliah, Maksimal 40 jam/minggu saat liburan panjang.
Bagi siapa pun yang ingin belajar, bekerja, atau tinggal di Jepang, kemampuan berbahasa Jepang adalah syarat utama. Salah satu cara paling diakui untuk mengukur kemampuan ini adalah melalui JLPT (Japanese Language Proficiency Test).Tapi, apa sebenarnya perbedaan antara level N5 sampai N1? Dan level mana yang paling tepat untuk kamu kejar sesuai tujuanmu?
Bagaimana rasanya kuliah dan bekerja di Jepang? Apa saja peluang karier yang terbuka untuk anak muda Indonesia? Itulah pertanyaan-pertanyaan penting yang dibahas dalam Workshop “Peluang Kerja di Jepang” yang kami selenggarakan bersama BINUS Square pada tanggal 7 Mei 2025.
Jepang adalah negara yang luar biasa. Dikenal dengan kemajuan teknologinya yang pesat serta akar budaya yang sangat dalam, Jepang menghadirkan gaya hidup yang memadukan masa lalu dan masa depan secara sempurna. Dari upacara minum teh yang telah berusia ratusan tahun hingga robot modern, kehidupan masyarakat Jepang mencerminkan keseimbangan unik antara tradisi dan inovasi.
Jepang bukan hanya terkenal dengan teknologi canggih dan budaya tradisionalnya yang unik, tapi juga punya banyak tempat menarik yang bisa jadi pelarian sejenak dari rutinitas belajar