

Halo 👋, selamat datang di Nakamura Study Japan! Ada yang bisa saya bantu hari ini?
Close X

9 Juni 2025
Jepang dikenal sebagai salah satu negara dengan sistem kerja yang tertata, teknologi tinggi, dan budaya yang unik. Tak heran jika banyak orang dari berbagai negara, termasuk Indonesia, berminat untuk bekerja di sana. Namun, bekerja di Jepang tentu tidak bisa sembarangan. Kamu perlu memiliki visa kerja yang sah agar bisa tinggal dan bekerja secara legal.
Tokutei Ginou (特定技能)
secara harfiah berarti "keahlian khusus". Ini adalah jenis visa kerja yang mulai diberlakukan oleh pemerintah Jepang sejak April 2019, sebagai respons terhadap kebutuhan tenaga kerja asing di berbagai sektor industri yang mengalami kekurangan tenaga lokal.
Program ini termasuk dalam kebijakan baru Jepang yang lebih terbuka terhadap tenaga asing. Tujuannya bukan hanya untuk mengisi kekosongan tenaga kerja, tapi juga untuk menghadirkan sistem yang adil bagi pekerja asing yang ingin bekerja dengan status profesional dan perlindungan hukum yang jelas.
📌 Mengisi kekurangan tenaga kerja di sektor-sektor penting yang tidak bisa sepenuhnya ditangani oleh warga Jepang karena jumlah penduduk yang menua dan menurun.
📌 Membuka peluang kerja legal bagi tenaga asing yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan industri.
📌 Meningkatkan kontribusi tenaga asing dalam pembangunan ekonomi Jepang secara berkelanjutan.
Sistem ini berbeda dengan program magang teknis yang sebelumnya banyak dikenal.
Tokutei Ginou menempatkan pekerja asing sebagai tenaga kerja profesional, bukan sebagai peserta pelatihan. Artinya, mereka bekerja bukan untuk "belajar", tapi sebagai tenaga ahli dengan hak dan kewajiban yang lebih jelas.
Jepang bukan hanya terkenal dengan teknologi canggih dan budaya tradisionalnya yang unik, tapi juga punya banyak tempat menarik yang bisa jadi pelarian sejenak dari rutinitas belajar
Banyak yang mengira kerja di bidang IT di Jepang harus jago coding, punya gelar, dan pengalaman bertahun-tahun. Padahal, banyak posisi entry-level yang bisa diakses meski belum “mahir” secara teknis.
Jika kamu ingin kuliah, bekerja, atau bahkan menetap di Jepang dalam jangka panjang, sekolah bahasa bisa menjadi gerbang utama yang membuka jalan ke sana. Banyak pelajar internasional — termasuk dari Indonesia — memulai perjalanan mereka dari sekolah bahasa Jepang, bukan langsung ke universitas atau dunia kerja.
Mahasiswa internasional di Jepang boleh banget kerja part-time! Tapi, wajib punya izin resmi dari Imigrasi Jepang bernama Shikakugai Katsudō Kyoka. Dengan izin ini, kamu bisa kerja, Maksimal 28 jam/minggu saat kuliah, Maksimal 40 jam/minggu saat liburan panjang.
Bagi banyak orang, Jepang adalah negara impian: budayanya menarik, teknologinya maju, dan pendidikannya berkualitas. Tapi sebelum memutuskan untuk benar-benar kuliah atau bekerja di Jepang, kita perlu merasakan dulu kehidupan di sana secara langsung.